FPI Kota Tasik Sesalkan, Dibulan Ramadhan Masih Ada PSK dan Pemuda Mabuk Miras Bergentayangan

375
Ket Foto : saat diberikan pembinaan.

KOTA TASIKMALAYA, (KF). – Bertempat di Mako Satpol PP Kota Tasikmalaya, Minggu (19/5/2019) pagi tadi Hari, pengurus DPW FPI Kota Tasikmalaya beserta pengurus LDF (Lembaga Da’wah Front) sayap juang FPI di bidang dakwah, mengadakan pembinaan dan tausiyah pertaubatan kepada sejumlah PSK (Pekerja Seks Komersial) dan anak anak muda yang tertangkap basah sedang mabuk minuman keras, hasil razia Sat pol PP sabtu malam tadi.

Pada kesempatan itu, dibina 4 orang PSK berusia 18 sampai dengan usia 44 tahun yang terjaring razia Sat Pol PP di sekitar kawasan eks terminal cilembang dan obyek wisata situ gede, juga 18 orang anak muda yang masih bergentayangan di bulan Ramadhan sedang pesta minuman keras di beberapa titik seperti taman kota, cikurubuk dan situ gede.

Menurut Ketua DPW FPI Kota Tasikmalaya Ust Muhammad Yan-yan Al Bayani.S.Kom.I.,M.Pd menjelaskan, alasan klasik susahnya mencari pekerjaan menjadi alasan mereka terjun ke dunia pelacuran, dan alasan banyak masalah, mumet, dingin menjadi alasan yang keluar dari mulut kebanyakan para pemabuk.

“Apakah susahnya mencari pekerjaan membolehkan kita mengambil jalan pintas dengan terjun di dunia hitam pelacuran ?Apakah pikiran munet, pusing, banyak masalah serta cuaca dingin menjadi sebab bolehnya pesta minuman keras ?, “tanya ustad Yan-yan. Tentu tidak saudaraku, tegas Ustad didepan para PSK dan pemuda hasil razia tadi.

Miris, di saat ummat islam khususnya yang sedang menjalankan ibadah di bulan ramadhan, ternyata sebagian warga hanyut tenggelam di kubangan kemaksiyatan. Inna lillahi wa inna ilaihi roojiuun, pungkasnya. (Tono Efendi/LIF)

Editor: J Wan

BAGIKAN