Hari Pertama PSBB di Kota Tasikmalaya, Banyak Masyarakat Yang Kikuk

300

Koran-Fakta.com (Kota Tasikmalaya) Hari Pertama setalah diberlakukan PSBB di Kota Tasikmalaya, tidak sedikit ditemukan beberapa pelanggaran di jalan oleh para pengguna kendaraan roda dua dan empat.

Seperi terjadi di pos jaga Pertigaan Jl.Letkol RE Jaelani-Gunung Koneng Kelurahan Cilembang dan di Pos Jaga pertigaan Jl.Bantar- Cieunteng Kelurahan Argasari Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya.

Pantauan koran-fakta.com dilapangan menyebutkan, masih ada warga yang tidak menggunakan masker dan pengendara roda dua yang masih berboncengan. Bahkan tidak sedikit masyarakat terlihat kikuk atau terkejut dimana beberapa ruas jalan di tutup dan dijaga ketat aparat dari TNI, POLRI, Dishub dan Pol PP.

“Mungkin masyarakat masih kaku dan terkejut setelah diberlakukan PSBB di hari pertama. Ada sedikit pelanggaran seperti masih ada sepeda motor yang berboncengan dan tidak menggunakan masker. Dan kami langsung memberikan arahan dan edukasi kepada warga pengendara kendaraan, malah kita beri masker kepada mereka yang kebetulan tidak menggunakan masker, ” ucap Serma.Rudy petugas jaga di Pos Pertigaan Cieunteung-Jl. Bantar kepada koran-fakta.com, Rabu (6/5/2020) pagi tadi.

Maaih kata bintara Anggota Kodim 0612/Tasikmalaya itu menambahkan, secara umum masyarakat yang melalui di pos penjagaan masih terbilang masih patuh walaupun diantara mereka masih belum memahami apa itu PSBB. Bahkan petugas masih terkendala oleh jalan yang ditutup, dan kita sulit membedakan mana pendatang mana penduduk asli.

“kadang mereka tidak membawa KTP atau identitas lainnya untuk bisa masuk ke kawasan penduduk. Dan mayarakat yang kurang memahami arti PSBB, kita selalu memberikan edukasi sosialisasi kepada masyarakat agar memahami aturan yang harus dilakukan saat PSBB berlangsung,”pungkas Rudy. (Tono Efendi)

Editor: J Wan

BAGIKAN