Inilah Satu-satunya Baznas di Jawa Barat Yang mendapat Penghargaan Kotak Literasi Cerdas (Kolecer)

198

Koran-Fakta.com, (KF)-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)Kabupaten Garut mendapat “Reward” atau penghargaan dalam mendukung pada program Gubernur Jabar yaitu “Program Jabar Juara Lahir Bathin” kotak literasi cerdas, dari Gubernur Jawa Barat H Ridwan Kamil kemarin, di Gedung Pakuan , kota Bandung, Jawa Barat pada Jum’at (10/01/2020) lalu. .

“Kemarin kami dialogis dengan pak gubernur sebagai lembaga pemerintah non struktural dalam hal ini Baznas, telah ikut mendukung program Jabar ‘ juara lahir bathin khususnya, tentang kotak literasi literasi cerdas (Kolecer)”. Hal tersebut dikatakan Ketua Baznas Garut Rd Aas Kosasih S,.Ag,.M.Si pada para awak media

Rd Aas mengakui, jadi hanya Baznas Garut satu satunya yang mendukung di Jawa Barat. Disini juga jelas kami akan ikut serta mendorong indek pertumbuhan manusia (IPM) dengan banyaknya orang membaca tentunya orang itu punya pengetahuan – pengetahuan. Dengan pengetahuan mungkin saja ada implementasinya dalam bentuk formalistis.

” Dengan orang banyak membaca maka, jika ada yang tidak tamat sekolah. Bisa menambah pengetahuan dengan banyak membaca. Salah satunya bila perlu ijazah misalnya bisa mengikuti dengan paket c dan lain sebagainya,” ungkapnya

Kotak literasi cerdas

Adanya budaya sunda kolecer, lanjut Rd Aas akan tetapi maknanya dalam sekali. pak gubernur ingin mencerdaskan masyarakat Kabupaten Garut khususnya dengan kotak literasi cerdas, yang kebetulan Baznas ikut mendorong,

“Alhamdulillah kami bisa ikut mendorong, yaitu dengan membangun dua kotak kolecer, dan insyaallah ke depannya juga kita akan terus membantu,” ujarnya

secara pribadi saya merasa bangga bisa ketemu dan diberikan reward yaitu mendapat penghargaan dari pak gubernur. Mudah mudahan dengan pemberian penghargaan ini bisa sebagai dorongan, motivasi untuk yang lebih baik lagi dan bermanfaat untuk umat

Ia pun menambahkan, bahwa Gubernur Jawa Barat berpesan bahwa kotak Kolecer tersebut minta di modifikasi, selain ada rak buku-buku, harus ada juga tempat mainan anak-anak, dan wahana mainan anak, agar dimana masyarakat akan merasa nyaman dalam pelayanan, pungkasnya (J Gunawan)

BAGIKAN