Ironis, Pasca Musibah Banjir Kades Di Kecamatan Selaawi Malah Pelesiran

34
Foto istimewa


GARUT (KF).- Sungguh ironis, di tengah penderitaan warga di Kecamatan Selaawi pasca musibah bencana alam banjir, sejumlah para kepala desa bersama keluarganya malah Pelesiran ke Pangandaran.

Ulah para kades yang tak memiliki empati ini menuai kontroversi di tengah masyarakat. Bahkan berbagai kecaman kekecewaan pun bermunculan dari beberapa kalangan masyarakat Kecamatan Selaawi.

Salah satunya, ungkapan kekecewaan yang disampaikan Ketua KNPI Kecamatan Selaawi, Budi Rahmawan.

Menurut Budi, perginya para kepala desa ke Pangandaran pada hari ini adalah satu tindakan yang sangat keterlaluan.

“Sementara ini kan masyarakat Selaawi di semua desa tengah menderita akibat banjir dan longsor eeh pak kades malah pergi mantai,” katanya, Sabtu(15/01/2022).

Budi menambahkan, jika memang ada keperluan pekerjaan, itu bisa diwakilkan. Pasti panitia penyelenggara tingkat kabupatenpun akan mengerti dengan suasana seperti ini di Selaawi.

“Atau bisa saja diwakilkan oleh satu orang kepala desa saja. Selain itu, apakah kita tidak malu dengan para tamu yang datang ke Selaawi yang ikut berbela sungkawa atas kejadian kemarin, hari ini saja ada beberapa tamu penting, seperti Dandim, anggota dewan, orang Kementrian Sosial, BPBD, Perkim dan banyak yang lainnya. Terus terang saya sebagai warga Kecamatan Selaawi merasa prihatin sekaligus malu dengan kejadian ini,” pungkasnya. (Useu)***

Editor : Indra R

BAGIKAN