Kades Dungusiku, Klarifikasi Peristiwa Yang Sempat Viral Di Media Sosial

281

Koran-Fakta.com, (KF).- Viral di media sosial adanya keramaian warga di Desa Dungusiku, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Senin (18/5/2020) Kemarin. Yang di hebohkan tentang adanya penggelembungan data ternyata tidak benar. Hal tersebut diketahui setelah adanya klarifikasi dari Kepala Desa Yoyoh yang didampingi Sekdes Dungussiku, di ruang kerjanya, Selasa (19/05/2020)

Dalam klarifikasinya Kades Dungusiku menjelaskan, bahwa awalnya adanya aksi tersebut terkait adanya isu penggelembungan dari data pembagian sembako yang bersumber dari dana gotongroyong Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2020.

“ Sebetulnya, tidak ada penggelembungan data untuk penerima bantuan,” Ucapnya

Ia menjelaskan, dari jumlah total 1800 KK yang tersebar di 10 RW di Desa Dungussiku, Kami menargetkan sebanyak 1500 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)

“ 1500 KK itu diluar penerima PKH, BPNT dan Pensiunan serta PNS. Dari jumlah tersebut yang terealisasikan sebanyak 1345 KK sisanya sebanyak 155 KK itu akan disalurkan kembali pada masyarakat dengan cara menyisir atau dor to door,” Tuturnya

Jadi pada intinya, kejadian yang terjadi kemarin itu pada dasarnya Miskomunikasi.

“Hanya ada kesalah pahaman,” ungkapnya. (J.Gunawan)

Editor : Indra R

BAGIKAN