Komisi X Sosialisasikan Undang-undang No 13 Tahun 2018, Tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam

86
Ket Foto : Ferdiansyah SE MM Anggota DPR RI Komisi X, saat ditemui sejumlah media disela kegiatan, di Aula Face Hotel Garut.

GARUT, (KF).- Mengingat banyaknya sejumlah penerbit baik itu karya cetak dan karya rekam diwilayah Tasik dan Garut, maka dari itu kami berinisiatif minta kepada perpustakaan nasional untuk mengadakan sosialisasi tentang Undang – undang Nomor 13 Tahun 2018, hal tersebut dikatakan Ferdiansyah SE MM Anggota DPR RI Komisi X, saat ditemui sejumlah media disela kegiatan, di Aula Face Hotel Garut, Jl.Cimanuk Garut, Jum’at (19/07/2019).

Dikatakan Ferdiansyah, hal ini merupakan bagian yang perlu diketahui oleh para penerbitan, di samping itu juga berkaitan dengan tugas pemerintah daerah yaitu utamanya Pemerintah provinsi.

“Dalam hal ini kita harapkan juga ada peran serta pemerintah daerah Kabupaten/Kota, paling tidak sebagai pengepul untuk diserahkan kepada Perpustakaan provinsi dan Perpustakaan nasional,” ucapnya

Lanjutnya, karena hal ini juga tujuannya sangat luhur yaitu diantaranya pelestarian. kelestariannya kita juga tekankan di sini ada yang berkaitan dengan nilai budaya seiring juga dengan sinergi yang ada di undang undang nomor 5 tahun 2017 tentang “Kemajuan Kebudayaan”

“Ternyata dari 10 objek kemajuan kebudayaan itu kalau kita telusuri dan cermati satu persatu, diantaranya ada tradisi lisan, manuskrip, pengetahuan tradisional, olahraga tradisional, seni tradisional, semua itu dimiliki di setiap Kabupaten/Kota. terutama di Kabupaten Garut dan Kabupaten Tasik dan Kota Tasik, sehingga kami menganggap bahwa ini sangat penting untuk dilakukan, karena saya yakin dan percaya dari 10 objek memajukan kebudayaan itu, pasti ada,”ungkapnya

Oleh karena itu, Lanjut Ferdiansyah. Tinggal sekali lagi kami mohon bantuan pemerintah daerah, untuk juga memfasilitasi pembuatan kurasi atau dongeng.

“Dongeng itu jangan hanya cerita saja, tapi harus berbentuk kata kata tulisannya, supaya cepat di respond oleh pemerintah daerah. terhadap segala yang masuk pada Pasal 5 Tahun 2017, tentang 10 objek kemajauan kebudayaan itu, segera supaya masuk dalam kontek Undang Undang Nomor 13 Tahun 2018 yaitu tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam. Jadi dijamin nilai Budaya Garut, nilai sejarah Garut tidak akan hilang,” pungkasnya

Kegiatan tersebut menampilkan beberapa narasumber diantaranya H Ferdiansyah SE MM, Anggota DPR RI Komisi X, Ofy Sofiana Deputi Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi, Sri Marganingsih Kepala Subdirektorat Deposit, serta Puskawan Ratna Gunarti dan Teguh Gondomono. (J.Gunawan)

Editor : Indra R

BAGIKAN