Lahan Pertanian Terancam, Warga Desa Kersamenak Gotong Royong Perbaiki Kirmir Saluran Air Blok Perlas

30
Warga Desa Kersamenak, Tarogong kidul saat bergotong royong memperbaiki Kirmir yang Jebol.

GARUT (KF).- Hujan deras yang mengguyur kawasan perkotaan khususnya diwilayah kecamatan Tarogong kidul, kabupaten Garut mengakibatkan Kirmir Saluran Air, di Blok Perlas, Desa Kersamenak Jebol. Senin (11 Januari 2022) Petang.

Bahkan sebelumnya selain Kirmir yang saat ini jebol, Kirmir Saluran Air yang lama juga yang sama pula mengalami jebol kurang lebih 10 Meter.

Sementara salah seorang warga membenarkan peristiwa tersebut jebolnya Kirmir Saluran Air tersebut.

“ Memang betul kejadian jebol kirmir tersebut akibat intensitas hujan yang cukup deras, bahkan wargapun merasa was-was jika kembali hujan dengan intensitas tinggi seperti kemarin akan terjadi hal yang sama pula (jebol-re),” katanya

Sementara, Kepala Desa Kersamenak Indra Gunawan S,.Fil.I membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya sudah melakukan pelaporan kejadian tersebut pada dinas terkait

” Kirmir jebol di Blok Perlas, saat ini di ditambal sementara dengan tumpukan karung berisi pasir oleh warga sekitar. Langkah tersebut diharapkan bisa mengantisipasi luapan air yang bisa terjadi sewaktu-waktu selama musim hujan,” ucapnya

Indra mengungkapkan, Perbaikan pun pastinya memakan biaya yang banyak. Makanya perbaikan tidak akan bisa selesai cepat, tumpukan karung tersebut masih bersifat sementara. Harapannya, paling tidak mengurangi kemungkinan meluapnya

“ Kami berharap, Dinas terkait bisa sesegera mungkin bisa secepatnya membantu guna memperbaiki kirmir saluran yang saat ini dikawatirkan warga Desa Kersamenak tersebut,” tuturnya

Lanjut disampaikan, pihaknya mengaku khawatir jika saat ini hujan terus menerus karena dengan kondisi demikian bisa mengancam keselamatan warga.

“ tentunya kami merasa khawatir dengan kondisi kirmir yang saat ini jebol, karena Kalau hujan terus menerus dengan intensitas tinggi bisa mengancam keselamatan warga, khususnya warga yang berada di wilayah RW 03 dan RW 04, bahkan lahan pertanianpun bisa terancam gagal panen.” tuturnya (Indra R)

Editor : Yusuf Akbar

BAGIKAN