Ngaku Mantan Wartawan PR, diduga Bekingi Pengolahan Saus Ilegal ?

160

Koran-Fakta.com, (Kota Tasikmalaya) – Pengolahan Bumbu Saus Bawang dan sambal yang diduga Ilegal, kini mulai marak beredar dipasaran. Padahal bumbu saus yang beredar tersebut belum terjamin ke Hygenisannya, apalagi belum mengantongi ijin dari Balai Pengolahan Obat dan Makanan (BPOM) serta kehalalan produk tersebut masih diragukan karena belum adanya sertifikasi dari MUI (Majelis Ulama Indonesia).

AR salah satu produsen Saus Sambal yang diduga ilegal saat dihubungi koran-fakta.com dikediamannya yang juga tempat pengolahan saus ilegal di Perumahan Mutiara Tasik Regency Blok E-14 Jl. Letnan Harun Indihiang Kota Tasikmalaya, tidak berada dirumahnya.

Namun AR tidak menampik usaha pengolahan sausnya yang sudah berjalan hampir 1 tahun lebih itu belum mengantongi ijin sama sekali. “Saya sudah bekerja selama 8 tahun membuat saus bawang ikut dunungan saya,  kemudian saya mencoba produksi sendiri dirumah sudah 1 tahun labih,  awalnya masalah ijin masih ikut sama dunungan,  sekarang setelah ada LSM dan wartawan yang mempermasalahkan ijin,  saya saat ini sedang mengurus ijin melalui pa Aceng, ” kata AR saat dihubungi wartawan via Whats App pribdinya.

Bahkan awalnya AR enggan diwawancarai oleh wartawan sebelumnya. AR malah menugaskan sesorang yang mengaku wartawan PR untuk menemui koran-fakta.com dan LSM.

“AR kebetulan masih saudara saya,  dan saya sebetulnya mantan wartawan PR yang sudah bertugas 25 tahun lebih, ” ucap DN yang mengaku pernah menjadi wartawan PR kepada koran-fakta.com. Bahkan DN tidak memungkiri kesalahan yang dilakukan AR saudaranya untuk segera mengurus segala perijinan usaha saus bawangnya itu.” Saya sudah menyarankan kepada AR untuk segera membuat ijin usahanya,  bahkan saya menyuruh AR untuk mengolah saus diluar perum dan mencari gudang atau pabrik diluar” imbuh DN sedikit membela.

Bahkan DN mengungkapkan kepada wartawan dan LSM untuk tidak mempermasalahkan usaha saudaranya itu.  “Saya paham dengan cara kerja wartawan karena saya lama di koran PR,  baiknya kita cari solusi saja,”  ajak DN sedikit merayu mengajak damai kepada wartawan dan LSM disalah satu warung di kawasan Jl Ir H. Juanda Kota Tasikmalaya.

Namun anehnya, saat wartawan kembali menghubungi AR untuk dimintai klarifikasi terkait ada mantan wartawan PR yang mengaku saudaranya, AR tidak mengelak. “Ya kang DN saudaranya, soalnya saya panik usai didatangi LSM dan diwawancarai wartawan. Bahkan saya telah menitipkan uang kepada DN sebanyak Rp.1,5 juta agar masalah ini beres,” ucap AR,  Sabtu (16/5/2020) siang.

Mendengar ada orang yang mengaku mantan wartawan PR diduga menjadi backup usaha saus ilegal, Koran-Fakta.com mencoba menghubungi mantan wartawan senior PR H. Undang Sudrajat. “siapa kang yang mengaku wartawan PR jadi baking usaha saos ilegal, DN tidak kenal saya, mantan wartawan PR di Tasik adalah Kang H. Samsul Ma’arif,  Kang Cecep Syarif Ali dan saya sendiri,”  kata H. Undang saat dimintai klarifikasi, Minggu (17/5/2020) sore tadi.(Tono Efendi)

Editor: J Wan

BAGIKAN