Peletakan Batu Pertama, Awali Pembangunan Rutilahu Untuk Ma Idah Wati

153

Koran-Fakta.com,(KF).- Setelah tujuh tahun tinggal digubuk dilahan pemakaman, Ma Idah Wati (54) seorang janda pembersih makam akhirnya bisa merasa lega.

Bahwa hari ini Selasa (14/07/2020), peletakan batu pertama tanda di mulainya pembangunan rumah layak huni, dari bantuan Pemkab Garut dan DPC PDI Perjuangan Garut mulai dilaksanakan. Tepatnya di Kp. Bojong Desa Lebakagung Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Pantauan dilapangan peletakan batu pertama di awali oleh Ketua DPC PDI-P Garut yang juga sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Garut Yudha Puja Turnawan, Bupati Garut yang diwakili Ketua Pelaksana Korpri Berbagi Ricky R Darajat dan Forkopim Kecamatan Karangpawitan.

Bupati Garut yang diwakili Ketua Pelaksana Korpri Berbagi Ricky Rizki Darajat mengungkapkan kegiatan ini dalam rangka Korpri berbagi dalam membantu pembangunan rumah Ma Idah

“Hari ini kita datang di kediaman Ma Idah, InsyaAllah melakukan peletakan batu pertama awal di mulainya, pembangunan rumah layak huni. Dan ini adalah bentuk kepedulian kami Pemda Kabupaten Garut dan DPK Korperi Kabupaten Garut,” Ucapnya saat ditemui disela kegiatan

Dikatakan Ricky, hari ini kita menyerahkan bantuan untuk kesekian kalinya, dan hari ini kami menyerahkan untuk Rutilahu sebesar Rp. 10 Juta dan bantuan sembako bagi Ma Idah

” Mudah mudahan beliau (Ma Idah-red) mendapat rumah yang layak huni untuk kedepan nya, ” Ujarnya

Selain bantuan dari Korpri, Ma Idah juga dibantu oleh temen temen dari PDI-perjuangan Garut dan Forkopim Kecamatan Karangpawitan

” Intinya kami Korpri dan Pemkab Garut terus berkomitmen akan terus memberikan bentuk bentuk kepedulian kepada masyarakat Garut, ” Ungkapnya

Ricky pun mengajak kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Garut, mari kita terus Korpri berbagi dengan menyumbangkan atau menyisihkan sebagian harta pendapatan nya untuk membantu masyarakat dengan Korperi berbagi, Tuturnya

Sementara Camat Karangpawitan Rena Sudrajat mengatakan atas inisiatif bersama termasuk juga Forkopim, pemerintah Desa, dan DPC PDI-P Garut, bersama sama kita bergotong royong untuk membantu kesulitan Ma Idah untuk membangunkan rumah yang layak huni

” Alhamdulillah bantuan dari pa Bupati Rp. 10 Juta, Korpri Rp. 10 Juta, dan kami juga serta masyarakat disini juga bergotong royong, termasuk bantuan dari DPC PDI-P dan juga Dinsos Kabupaten Garut, “paparnya

Lanjut Camat, InsyaAllah pembangunan hari ini dimulai, kami target cepat selesai dengan kurun waktu 2-3 Minggu kedepan

” Mudah mudahan dapat selesai secepatnya, agar Ma Idah dapat memiliki rumah yang layak huni, ” Ujarnya

Sementara menurut Yudha mengatakan Namun yang saya banggakan hari ini adalah bentuk nyata gotong royong dari semua pihak baik dari Muspika, jajaran TNI-Polri dan Warga

” Dibangun kan nya rumah Ma Idah adalah Komitmen gotong royong bersama. jati diri bangsa memperkokoh kegotong royongan rakyat dan ini telah ditampilkan oleh jajaran pemerintahan Karangpawitan, desa dan Koramil dan Polsek, ” Ucapnya

Lebih jauh Yudha mengatakan Dan saya yakin, seperti yang diucapkan pa Camat dalam 2-3 minggu kedepan bisa cepat selesai. InsyaAllah rumah Ma Idah beres Seperti rumah Apih Didi di leuwigoong bisa cepat beres karena ada keterlibatan dari TNI dan Polri

” Saya optimistis selama gotong royong ini berjalan, mungkin ini sebagai jati diri bangsa, ” Pungkasnya (J Gunawan)

BAGIKAN