Pemkot dan Pemkab Menyambut Baik Program Dandim 0612/Tasik Tentang Program Pembinaan Anak PUNK

69

koran-fakta.com(Kota Tasikmalaya) Bertempat di Aula Makodim 0612/Tasikmalaya,  Jumat (7/2/2020) siang tadi,  Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf Imam Wicaksana Bersama Forkopinda Kota dan Kabupaten Tasikmalaya serta elemen unsur masyarakat Kota dan Kabupaten Tasikmaya melaksanakan Rapat Koordinasi yang membahas pembinaan untuk anak anak “PUNK” yg berada disekitaran wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.


Dalam paparannya,  Dandim Imam menyampaikan langsung rencana pembinaan untuk anak Punk. Menurut Dandim,  urgensinya karena makin maraknya perkembangan tentang komunitas anak anak Punk ini menjadi wabah yang sangat mengkhawatirkan sehingga perlu dibentuk Satgas “Satya Abi Mata”.

“Satgas ini dimana dalam bentuk penangannya tidak dalam bentuk Razia dan Refresif akan tetapi dengan perlahan lahan dan juga pola pendekatan secara phsycologis yang tepat sehingga bertujuan,  dan sasarannya nanti bisa berdaya guna bagi bangsa dan negara ini serta bisa merubah pola kehidupan mereka yang bebas semaunya menjadikan kehidupan yang bisa mentaati peraturan kehidupan dimasyarakat, ” papar Dandim Imam.


Dikatakannya,  rencana Program ini sebagai Pilot Project dimana sasarannya baru 40 Orang (20 Orang dari Kota Tasikmalaya serta 20 Orang dari Kabupaten Tasikmalaya).  Program rencana ini waktunya 2 bulan.  Dalam hal ini,  kita akan menggandeng Stick Holder Instansi baik itu Pemkot dan Pemkab Tasikmalaya serta unsur elemen masyarakat lainnya,  jelas Dandim.
“Sasaran Pola Pembinaan mencakup seperti Keagamaan, Kedisiplinan serta Pengetahuan,” katanya.


Diakhir paparannya,  Dandim berharap setelah program ini berjalan,  sasarannya bisa mengurangi perkembangan wabah PUNK ini dan juga hasil Program Pembinaan ini secara tidak langsung membawa energi positif bagi rekan rekan Punk lainnya,  harapnya.


Sementara itu Walikota Tasikmalaya Drs.H.Budi Budiman dalam sambutannya mengaku mendukung program tersebut. Namun walikota berharap agar program ini jangan terburu buru, perlu ada antisipasi sebelumnya tentang domisili anak anak PUNK yang berdomisili di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya perlu didata terlebih dahulu.


“Pada intinya pihak pemkot sangat mendukung program ini,  namun jangan terburu buru,  perlu ada pendataan anak anak Punk yang berdomisili di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya agar diprioritaskan, ” ujar Walikota Budi.


Bahkan Walikota berharap anak anak Punk juga bisa diberikan pemahaman dan pengenalan tentang wawasan kebangsaan, katanya.


Disisi lain,  Pemkab Tasikmalaya memandang jika Program ini merupakan bentuk sinergitas dalam upaya melindungi anak anak bangsa ini. 


“Pemkab Tasikmalaya mendukung tentang rencana Program kegiatan ini serta akan bekerjasama dalam dukungannya dengan Pemkot Tasikmalaya, ” ucap  Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Tasikmalaya, Roni Ahmad Syahroni yang mewakili Bupati Tasikmalaya karena berhalangan hadir saat itu. (tono efendi/pendim 0612 tsm)

BAGIKAN