Pemuda Gudang Kreatif Cihuni Gelar Syukuran Tahun Baru Islam dan HUT RI

105
Ket Foto : Saat berlangsungnya acara.


GARUT (KF).- Walau sudah memasuki bulan September, namun peringatan HUT RI sekaligus juga berbarengan dengan syukuran peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah terus digelar di berbagai tempat.

Salah satunya adalah yang dilaksanakan oleh para kumpulan pemuda kreatif yang tergabung dalam Pemuda Gudang Kreatif di desa Cihuni Kecamatan Pangatikan Kabupaten Garut. Mereka menggelar berbagai kegiatan untuk memeriahkan Tahun Baru Islam 1441 Hijryah dan HUT RI ke 75, berbagai kegiatan digelar di antaranya jalan sehat, senam massal, bazzarakustik performance dan ditutup dengan tabligh akbar yang bertemakan “Hijrah Pemuda Milenial” yang dimeriahkan oleh kehadiran Kirei “Damai Indonesiaku TV One”,  acara digelar di Kavling Teja Asmaya RT 01 RW 01 Desa Cihuni Kecamatan Pangatikan, Minggu (06/09/20).


Ketua panitia acara H. Dedi mengatakan, walaupun sudah memasuki awal bulan September namun tidak ada salahnya jika kita sebagai warga negara Indonesia memeriahkan HUT RI yang ke 75 ini, dan sekaligus pula berbarengan dengan awal tahun baru Islam 1 Muharram 1441 Hijryah.


“Walaupun melibatkan masa yang banyak, namun protokol kesehatan tetap dijaga sehingga kesehatan dan keamanan warga terjaga. Kami mewanti-wanti kepada warga yang adil untuk menggunakan masker dan menjaga jarak,” ujar H. Dedi didampingi sekretaris acara Toni Satria dan bendahara Asep Kamaludin.


Tidak hanya para pemuda yang tergabung dalam Pemuda Gudang Kreatif saja yang menjadi panitia dalam acara ini, namun juga mereka dibantu oleh Pemuda Milenial Cihuni dan Pemuda Hijrah Cihuni.


Warga antusias sekali menyaksikan dan mengikuti kegiatan yang dilakukan oleh panitia ini, mereka dari pagi hari semenjak awal acara memenuhi Kavling Teja Asmaya,  desa Cihuni. Selain terlibat dalam beberapa acara di siang hari, malam harinya mereka tumpah ruah menyaksikan penutupan acara yang digelar dengan Tabligh Akbar yang menghadirkan Mubaligh, Kyai Haji Abu Adin dari salah satu pesantren di kecamatan Leles .


Salah seorang warga yang diwawancarai, Novi Rojikin (36 thn) mengatakan, sangat puas dan memberikan aplaus kepada para panitia yang menggelar acara ini, sehingga warga sedikit merasa terhibur dengan  kegiatan ini.


“Walaupun dengan adanya pandemi covid 19, warga membutuhkan kegiatan hiburan seperti ini agar mereka tidak terlalu sumpek dan stress,” pungkas Novi. (Ys*)

Editor : Indra R

BAGIKAN