Pemudik Asal Garut Dinilai Terbanyak di Jawa Barat

226
Foto animasi (net)

Koran-Fakta.Com (KF).- JELANG Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Sekitar 250 ribu pemudik akan datang ke Kabupaten Garut Jawa Barat. Pemerintah Kabupaten Garutpun terus meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan cek point di titik-titik perbatasan masuk Garut, sehubungan dengan pandemi corona (COVID-19).


Seperti dilansir VIVAnews. Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman mengatakan bahwa walaupun kabupaten Garut masuk pada kategori level 2 atau biru bersama empat Kabupaten lainnya di Jawa Barat, namun namun sosial dan physical distancing tetap harus digalakkan guna mencegah penularan COVID-19.


“ Jadi kami menghimbau kepada masyarakat, kalau kedatangan pemudik dari zona merah maupun kuning harus segera melapor ke pemerintahan setempat untuk segera dilakukan langkah pencegahan penularan COVID-19, ” ujarnya, Sabtu (16/5/2020)


Sejauh ini sejak pandemi corona muncul, sekitar 50 ribu warga Garut yang sudah pulang kampung. Sisanya sekitar 250 ribu warga Garut yang dipastikan datang ke Kabupaten Garut untuk berlebaran.


“ Nah ini, kami siapkan cek point-cek point ditiap perbatasan untuk mengontrol kedatangan pemudik,” ungkap Helmi.


Lanjut Helmi biasanya, mulai H-7 menjelang lebaran para pemudik sudah mulai berdatangan. Pihak Pemerintah Kabupaten Garut, mulai menyiapkan fasilitas kesehatan hingga tingkat desa.


“ Kewaspadaan kami seluruh gugus tugas disipkan untuk mewaspadai gelombang kedatangan pemudik, karena pemudik asal Garut merupakan terbanyak di Jawa Barat,” pungkasnya. (*)

Editor : Indra R

BAGIKAN