Pengusaha Mukena Sukaraja Diminta Waspada, Diduga Pelaku Hipnotis Beraksi Setiap Kamis.

101
Ket Foto : diduga pelaku penipuan yang beraksi setiap Kamis terekam kamera cctv.

KAB.TASIKMALAYA, (KF).- pengusaha konveksi Mukena diwilayah Desa Tarunajaya Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya, kini harus waspada dan berhati-hati, pasalnya pelaku kejahatan dengan modus mengambil barang konveksi jenis mukena dengan cara hipnotis, kini makin marak diwilayah Sukaraja. Apalagi menjelang Bulan Ramadhan yang tinggal beberapa Minggu lagi.

Berdasarkan pantauan dan keterangan sumber dilapangan mengatakan, pelaku yang menggunakan motor jenis Honda Vario warna hitam dengan ciri ciri wanita berperawakan gendut berkulit hitam dengan ditemani seorang laki laki, acap kali mendatangi calon korban dengan berpura pura membeli mukena dengan janji uang pembayaran akan di transfer setelah barang di ambil.

Aksi ini uniknya dilakukan setiap hari Kamis, disaat suami suami korban sedang berangkat ke Jakarta untuk mengirim barang dagangannya ke pasar tanah Abang (nyiang ka Jakarta). Disaat isterinya berada dirumah itulah, pelaku kemudian beraksi dengan merayu calon korban.

Seperti yang terjadi pada Yani Nuryani (34) pengusaha konveksi Mukena asal Kp.Cimawate RT.003/003 Desa Tarunajaya Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya, yang sempat menjadi korban penipuan pelaku tadi pada minggu lalu. Dan kasus ini sudah dilaporkan dan dalam penangganan pihak Polsek Sukaraja.

Baru saja selang seminggu berlalu, ternyata diduga pelaku yang sama kini beraksi kembali pada Kamis (18/4/2019) pagi lalu. Korban yang disering disebut neng warga Kp.Kedunghalang Desa Tarunajaya Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya menjadi korban penipuan bergaya Hipnotis.

“Kayanya pelakunya sama pa, karena saat terlihat pantauan kamera cctv orang itu itu juga,” ucap Yani Nuryani kepada koran-fakta.com, Sabtu (20/4/2019) siang tadi. Yani Nuryani merupakan salah satu korban penipuan Minggu lalu.

Bahkan menurut Yani, korban yang sering disebut namanya neng itu, terjadi pada hari Kamis juga. “Pelaku beraksi pada hari kamis juga, percis seperti saya saat itu kejadiannya, satu desa cuma beda kampung saja temen saya itu,” ucapnya sambil memperlihatkan foto pelaku yang kembali berhasil terekam kamera cctv kepada wartawan.

Warga berharap aparat Kepolisian setempat untuk segera bertindak dan menangkap si pelaku, karena sudah sangat meresahkan para pengusaha konveksi khususnya mukena yang selalu menjadi target pelaku.

“Polisi harus segera bertindak, apalagi pelaku rasa rasanya sudah mengetahui lokasi dan jadwal para suami setiap Kamis selalu nyiang ke Jakarta. Jika dibiarkan khawatir akan banyak yang menjadi korban berikutnya, ” pungkas salah satu warga Desa Tarunajaya kepada wartawan. (Tono Efendi)

Editor : Yusuf Akbar

BAGIKAN