Petugas Diperbatasan Kota Tasik, Pantau Pergerakan Orang Dari Arah Luar

190

Koran-Fakta.com (Kota Tasikmalaya). – Petugas dari TNI, POLRI, Dishub dan BPBD yang bertugas di perbatasan wilayah Pertigaaan Jl. Mangin-Mangkubumi Kota Tasikmalaya, untuk memantau pergerakan orang dari arah luar Kota Tasikmalaya, betul betul sangat di uji kesabarannya.

“Kami dan para petugas serta relawan bekerja selama 24 jam silih bergantian menjaga di pos perbatasan ini. Karena kamipun harus meyakinkan bagi para pengendara kendaraan yang masuk wilayah hukun Kota Tasikmalaya betul betul sehat dan terdeteksi dari Covid-19,” ujar Komandan Pos Jaga III Simpang Mangin, Letda.Inf.Aming Kiki Romansyah kepada koran-fakta.com, Kamis (16/4/2020) sore tadi.

Di pos III Simpang Mangin saja, masih kata dia, dalam sehari ini sudah ada 2 orang yang ODP. Sementara OTG (Orang Tanpa Gejala) artinya orang yang datang dari zona merah dan menginap di Kota Tasikmalaya seperti sales atau pekerja yang kebetulan ada urusan bisnis, ada sekitar 105 orang yang diperiksa OTG, dan yang masuk ke Kota Tasik 95.

Dari pantauan wartawan dilapangan, beberapa kendaraan roda dua dan empat yang bernomor polisi diluar Tasikmalaya, mendapat pemeriksaan inntensif khususnya bagi pengendara. Mereka langsung mendapatkan pengetesan kesehatan dan suhu tubuh. Bahkan jika ada warga pengendara yang tidak memakai masker, petugas langsung memberikan masker untuk dipakai.

Namun demikian tidak jarang Petugas menemukan warga pengendara yang melawan petugas saat diketahui tidak menggunakan masker. Namun secara umum bisa teratasi dan diselesaikan secara persuasif. “Terkadang petugas kami dituntut untuk kesabaran menghadapi pengendara yang diketahui bengal kadang melawan petugas. Alhamdulilah selama ini bisa teratasi,” pungkas Letda Aming. (Tono Efendi)

Editor: J Wan

BAGIKAN