Puluhan Buruh Melakukan Aksi Damai, Menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja

107
Ket Foto : Puluhan buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI). Saat Melakukan aksi damai (Foto oleh : Indra R) 

Koran-Fakta.com (KF).- Puluhan buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI). Melakukan aksi damai dihalaman kantor BAKORPEMBANG Wil IV, Jln Ahmad Yani, Kecamatan Garut kota kabupaten Garut Jawabarat.

Aksi damai yang dilakukan oleh Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia ini, mendesak pemerintah agar segera membatalkan Rancangan Undang-undang omnibus Law. Hal itu disampaikan Yusep selaku divisi hukum sekaligus Kordinator aksi. Saat ditemui koran-fakta.com. Kamis (24 September 2020)

Disampaikan Yusep. Didalam Rancangan Undang-undang omnibus Law ini, banyak hal-hal krusial untuk kaum buruh. Makanya sebelum kita melakukan aksi ini kita melangkah terlebih dahulu ke Disnaker untuk merundingkan agar, nantinya bisa dimediasi.

“ Nah saat ini kita melakukan pertemuan dengan UPT Pengawasan
Bakorpembang Wil IV, usai dari sini kita lanjutkan aksi ini ke DPRD Garut nah di sanalah kita nanti akan menuntut penolakan RUU omnibus Law,” jelasnya

Sambung ia, KASBI Tak hanya menuntut agar membatalkan Rancangan Undang-undang omnibus Law saja ada juga tuntutan kami lainnya.

“ Tentunya selain penolakan RUU Omnibuslaw, kami juga menolak PHK bagi kaum buruh serta memiminta agar Para pekerja yang di rumahkan dibayar, selain itu juga kita meminta agar biaya sekolah dan kuliah dimasa pandemic Covid-19 seperti saat ini dibebaskan, dan menuntut pemerintah agar fokus menangani penyebaran virus Covid-19,” ungkapnya. (Indra R)

Editor : Van’s

BAGIKAN