Rotasi Kepsek SMA dan SMK di Tasikmalaya Dipenuhi Kejutan ?

345

Koran-Fakta.com (Tasikmalaya) –  Rotasi dan Mutasi Kepala Sekolah SMA dilingkungan Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, dilaksanakan melalui Virtual Vicom yang berlangsung di SMA Negeri 5 Kota Tasikmalaya dan SMA Negeri Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (10/7/2020) pagi tadi. Bahkan tidak sedikit yang menilai rotasi dan mutasi Kepsek SMA dan SMK ini dipenuhi kejutan.

Dari informasi yang berhasil di serap koran-fakta.com menyebutkan, rotasi, mutasi dan pengangkatan kepala sekolah baru SMA, SMK dan SLB Negeri dilingkungan Disdik Provinsi Jawa Barat dilakukan secara Vicom langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Di Jabar sendiri ada sekitar 507 SMA, 285 SMK dan 39 SLB negeri. Dari jumlah tersebut, sekitar 100 lebih sekolah belum memiliki kepala sekolah definitif.

Adapun Rotasi dan Mutasi Kepala Sekolah SMA dilingkungan Kabupayen dan Kota Tasikmalaya, sebagai berikut :

Kepsek SMAN 1 Tasikmalaya kini menjabat Kepsek SMAN 2 Tasikmalaya. Sementara Kepsek SMAN 2 Tasikmalaya di rotasi memegang jabatan Kepsek SMAN 3 Tasikmalaya. Sementara Kepsek SMAN 3 Tasikmalaya kini menjabat SMAN 1 Tasikmalaya.

Selanjutnya, Kepsek SMAN 4 Tasikmalaya di rotasi menjadi Kepsek SMAN 7 Tasikmalaya. Sementara Kepsek SMAN 7 Tasikmalaya diputar menjabat Kepsek SMAN 4 Tasikmalaya. Adapun Kepala Sekolah SMA Negeri yang masih bertahan menjabat Kepsek disekolahnya diantaranya Kepsek SMAN 5 Tasikmalaya,  Kepsek SMAN 6 Tasikmalaya, Kepsek SMAN 8 Tasikmalaya dan Kepsek SMAN 9 Tasikmalaya.

Sementara itu, Kepsek SMAN 10 Tasikmalaya di rotasi menjabat jabatan baru sebagai Kepsek SMAN 1 Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya (Dr Yonandi).

Untuk jabatan Kepsek SMKN 1 diganti oleh Kepsek SMKN  2, sementata Kepsek SMKN 1 dirotasi memegang jabatan baru Kepsek SMKN 4. Dan SMKN 3 masih dipegang oleh Kepsek sebelumnya. Dan jabatan kepsek SMKN 2 diganti oleh Kepsek SMKN 4.

Kepala Bidang Pengembangan Karir Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jabar, Teten Ame kepads wartawan menjelaskan ratusan kepala sekolah yang dilantik secara virtual itu, Pihaknya sudah menentukan personil dan menilai dengan indikator-indikator yang sesuai dengan standar, kriteria termasuk dengan regulasi dari BKD dan Inspektorat Jabar sebagai Tim Penilai Kinerja (TPK).

“Kepala sekolah yang baru diangkat, rencananya akan ditugaskan memimpin sekolah grade C. Sedangkan untuk kepala sekolah yang memiliki kapabiltas dan kompetensi yang baik, dan sudah memimpin sekolah grade C bisa naik memimpin sekolah di grade B bahkan A,” pungkas Teten seperti dilansir inilah koran beberapa saat lalu. (Tono Efendi).

Editor: J Wan

BAGIKAN