Rumah Tapak Yang di Peruntukan Bagi Korban Banjir Di Kelurahan Sukanegla Dipertanyakan Penerima Manfaat

96
Ket Foto : Rumah Tapak yang diperuntukan bagi korban banjir, di kelurahan Sukanegla.

Koran-Fakta.com (KF).- Keberadaan rumah tapak yang diperuntukan bagi korban banjir di Kelurahan Sukanegla, Kecamatan Garut kota, kabupaten Garut Jawabarat. Dipertanyakan sejumlah penerima manfaat.

Pasalnya, hingga sampai saat ini. Pembangunan rumah bagi korban banjir tersebut belum juga bisa ditempati, padahal kalau melihat kondisi saat ini pembangunan tersebut sudah mencapai 100 persen (selesai-red).

Warga / penerima manfaat yang saat ini hanya tinggal dirumah kontrakan tentunya mengharapkan ingin segera merasakan dan menempati tempat tinggal yang diberikan Pemerintah kabupaten Garut itu.

“Saya bingung kang, kenapa belum juga bisa ditempati, padahal kan waktu ada rapat jangka waktu pekerjaan untuk pembangunan itu hanya dua bulan,” ujar, Teguh salah seorang penerima bantuan rumah tapak, saat dihubungi melalui telepon selulernya. Rabu (15 Januari 2020) Siang.

Dikatakan teguh, dirinya juga mempertanyakan mengenai sarana Air bersih, bagi setiap rumah.

“Saya juga ingin mempertanyakan kenapa rumah tapak yang diberikan untuk korban banjir bandang tersebut tidak ada Air bersih, padahal kalau kamar mandi ada,” tanya ia

Pihaknyapun pernah mempertanyakan mengenai hal itu namun pihak yang melaksanakan pembangunan rumah tapak tersebut menyebutkan. Kalau untuk air bersih tidak ada dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait yang meski menanggapi keluhan tersebut. (Indra R)

Editor : Van’s

BAGIKAN