Sekdis Porabudpar Terkesan Abaikan Arahan Walikota Tasik Terkait Permasalahan Atlet Taekwondo

105

Koran-Fakta.com, (KF). – H. Ahmad Suparman, SS. TP, M.Si Sekdis Disparbudpora Kota Tasikmalaya terkesan mengabaikan arahan Walikota Budi Budiman terkait perseteruan antara keluarga atlet Taekwondo, pengcab dan KONI Kota Tasikmalaya.

“Saya sudah tahu permasalahannya biarkan saja urusan seperti ini ada pengcab dan KONI yang menyelesaikannya, pihak Dinas dalam hal ini hanya mengetahui saja, ” ujar Sekdis Ahmad yang ketika ditanya wartawan dengan nada kurang bersahabat sambil berlalu masuk ke ruang kerjanya, Jumat (7/9/2019) pagi tadi.

Bahkan saat didesak wartawan, apakah Sekdis Parporabud telah mengetahui duduk permasalahan sebenarnya dan bahkan kini menjadi topik di media, Sekdis ini menjawab dengan nada enteng.

“iya saya baca di media,” ujarnya yang saat itu terlihat kurang fokus menanggapi permasalahan tersebut.

Seperti yang diberitakan Koran-Fakta.com edisi sebelumnya, dimana Walikota Tasikmalaya Drs.H.Budi Budiman setelah mendengar kabar di media terkait adanya dugaan pembullyan terhadap atlet atlet Taekwondo asal Kota Tasikmalaya oleh oknum pengurus Pengcab, walikota berharap permasalahan tersebut untuk diselesaikan oleh Bidang Pemuda dan Olahraga pada Disparporabud jika tidak menemukan titik temu dengan Pengcab atau KONI.

“Atlet Atlet potensial Taekwondo asal Kota Tasikmalaya ini, merupakan asset bagi kota. Tidak baik jika ada pembullyan seperti itu. Jika pihak KONI atau Pengcab tidak bisa menyelesaikan permasalahan tersebut, saya harap Bidang Pemuda dan Olahraga pada Disporabudpar untuk bisa mengambil sikap dengan memanggil beberapa pihak terkait untuk mengkalrifikasi permasalahan ini jangan sampai berkepanjangan. Walau bagaimanapun mereka mereka juga warga kita yang berkeinginan membela Kota Tasikmalaya dalam sebuah kejuaraan, ” tegas Walikota kepada wartawan disela sela acara Jalan Sehat Tingkat Kecamatan Tawang di Gedung Juang 45 beberapa waktu lalu.

Tanggapan kontroversial yang dilontarkan Sekdis Parporabud itu, kini membuat kebingunan Bidang Pemuda dan Olahraga. Padahal saat memberikan keterangan kepada wartawan, pihak Bidang Pemuda dan Olahraga berencana akan mengumpulkan beberapa pihak termasuk Keluarga Atlet, Pengcab dan KONI dalam waktu dekat ini.

“Duh kumaha atuh kang, padahal kita dibidang akan membantu memberikan fasilitasi dan mengundang mereka yang terkait biar permasalahan ini cepat selesai dan berharap bisa menemukan solusi terbaik. Ayena mah jadi atah dei kieumah,” ucap H.Nanang Suhara Kabid Pemuda dan Olahraga dengan menghela nafas didepan wartawan. (Tono efendi)

Editor : J Wan

BAGIKAN