Sikap Kenegerawanan HCR Yang Legowo Bukti Sosok Pimpinan Yang Amanah

368

Koran-Fakta.com, (KF). – Pasca DPP Partai Gerindra memutuskan Asep Sopari Al Ayubi (Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Tasikmalaya) sebagai Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya periode 2019-2024, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tasikmalaya, H Cecep Ruhimat (HCR) akhirnya bersikap legowo, walaupun terlihat dirinya harus pasrah menerima pil pahit atas keputusan DPP. Padahal saat Pileg 2019 lalu, suara HCR meraih suara terbanyak.

“Walaupun terasa pahit, saya harus siap menjalankan dan menerima segala konsekuensi keputusan DPP dan saya harus legowo menerima semua,” ucap HCR, didepan para awak media saat press confrence, Selasa (17/9/2019) sore di salah satu caffe Jl. Tentara Pelajar Kota Tasikmalaya.

Kelegowoan HCR itu terkait keputusan DPP Partai Gerindra yang sempat membuat terkejut banyak pihak termasuk di interen partai bentukan Prabowo Subianto. Beberapa hari lalu, DPP Partai Gerindra awalnya mengeluarkan SK Calon Pimpinan Dewan sesuai SK DPP atas nama H Cecep Ruhimat nomor SK 08-0275/Kpts/DPP-Gerindra/2019, tanggal 23 Agustus 2019.

Kemudian selang beberapa hari DPP Partai Gerindra mengeluarkan dan menetapkan SK DPP atas nama Asep Sopari Al Ayubi, nomor SK DPP 08-0462/Kpts/DPP-Gerindra/2019, tanggal 3 September 2019.

Adanya SK Ganda ini sempat menjadi kegaduhan di intern partai pemenang Pileg 2019 di DPC Partai Gerindra Kabupaten Tasikmalaya. HCR yang menjabat sebagai Ketua DPC sebetulnya sudah dipastikan dan secara otomatis akan mengisi kursi Ketua DPRD, akhirnya harus pupus, pasalnya SK DPP susulan malah menetapkan sekretaris DPC Asep Sopari Al Ayubi sebagai Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

Tidak sedikit publik menilai, sikap kelegowoan HCR bukti dari sosok kenegerawanannya yang begitu amanah terhadap keputusan partai. Karena HCR dianggap tidak mementingkan kepentingan pribadi namun kepentingan umum lebih diutamakan.

“Atas dasar pertimbangan yang lebih besar yakni demi kepentingan masyarakat, agar proses pembentukan AKD (Alat Kelengkapan Dewan) cepat terbentuk dan tidak terus tertunda berlarut-larut yang disebabkan adanya polemik SK ini, maka saya harus legowo mengundurkan diri dari calon pimpinan DPRD, ” ucap HCR yang ketika itu didampingi Kuasa Hukumnya H.Asep Heri Kusmayadi SH.

Berkenaan dengan adanya petisi dukungan yang terjadi secara spontan serta massif dari berbagai komponen organisasi, tokoh ulama, pimpinan Ponpes, tokoh masyarakat serta masyarakat umum kepada HCR untuk tetap maju menjadi Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, dengan tutur bahasa yang bijak HCR mengucapkan rasa terima kasih atas dukungan moral yang diberikan oleh sejumlah elemen tadi.

“Saya haturkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang secara spontanitas dan masif memberikan dukungannya, namun dalam hal ini kiranya semua harus memaklumi, bahawa saya sebagai kader partai tentunya harus tunduk dan mematuhi keputusan dari DPP Partai,” ucap HCR.

Sementara itu Kuasa Hukum HCR H.Asep Heri Kusmayadi SH, menganggap kelegewooan yang diperlihatkan HCR merupakan sikap kenegarawanannya yang menerima dengan ikhlas.

“Kelegowoan sikap HCR ini patut kita hargai dan hormati, walaupun beliau mempunyai hak yang sama sebagai warga negara, sementara hak nya ini kita simpan dulu, sambil menunggu proses selanjutnya, ” pungkas kuasa hukumnya. (Tono Efendi)

Editor : J Wan

BAGIKAN