Tak Ada Jubir : Perkembangan Kasus Covid-19 di Kabupaten Garut Seakan Mati Suri

176
Ket Foto : Tim Medis Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut.

Koran-Fakta.Com, (KF)- Sejak beralih tugas, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) yang juga selaku Juru Bicara (Jubir) Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Garut, Ricky R Darajat SH MH, sudah tiga hari belakangan ini informasi perkembangan Corona Virus Disease (Covid-19) publikasinya tidak tersampaikan ke masyarakat.

“ Ini menjadi pertanyaan banyak pihak, karena informasi tersebut sangat diperlukan, untuk mengetahui sejauh mana perkembanganya, termasuk juga sosialisasi pemberlakuan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) yang di mulai per tanggal 6 Mei 2020, yang terkesan minim sosialisasi, sehingga wajar saja, kalau masih banyak warga masyarakat tidak paham bagaimana seharusnya dalam masa PSBB yang sedang diberlakukan pemerintah,” ujar Ketua Persatuan Wartawan Reformasi Indonesia (PWRI) Kabupaten Garut, Agus Prasetyo, Rabu (06/05) malam di Command Center Garut.

Dikatakan Agus, dengan peralihan tugas Jubir Covid-19 yang lama, belum ada kepastian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, untuk penggantinya. Seharusnya, Sambung Dia, Pemkab atau Ketua Gugus Tugas Kabupaten Garut, dalam hal ini Bupati Garut, segera menetapkan kembali Jubir yang baru, untuk kembali menyampaikan informasi perkembangan Corona di Kabupaten Garut, tukasnya.

“Biasanya bersama rekan-rekan media yang biasa meliput di command center Garut, Jubir Covid-19 setiap hari menggelar press release terkait perkembangan informasi penyebaran virus corona di Kabupaten Garut. Namun sejak kepindahannya pak Ricky ke Dinas Tenaga Kerja nyaris tidak ada informasi yang diperoleh karena Sekretariat Tim Gugus Tugas sekarang sering tutup lebih awal atau tidak ada pejabat yang berwenang untuk menyampaikan informasi tersebut,” pungkas Ketua PWRI Kabupaten Garut. (***)

Editor : Indra R

BAGIKAN