Tak Miliki Sarana Air Bersih, Ketua Pokmas 24 Rumah Tapak Menunggu Tindak Lanjut Pemkab Garut

204
Ket Foto : Rumah Tapak yang berada di Kelurahan Sukanegla, Kecamatan Garut kota. (Foto oleh : Indra R)

Koran-Fakta.com (KF).- Pembangunan Rumah Tapak yang berada di wilayah Kelurahan Sukanegla, Kecamatan Garut kota, kabupaten Garut Jawabarat. kini sudah rampung dalam pelaksanaan pekerjaannya. Akan tetapi hingga kini para korban banjir bandang kala itu, belum satupun menempati rumah bantuan yang dibangun ditempat relokasi tersebut.

Seperti yang disampaikan Ketua Pokmas 24. Adi Setyo saat ditemui wartawan. Rabu(15 Januari 2020) Malam.

“Belum ada satupun kang. Kami justru menunggu langkah selanjutnya pemkab Garut mengenai rumah tapak ini, kapan akan bisa di tempati oleh penerima manfaat, karna sampai saat ini belum ada kordinasi,” katanya

Dikatakan Andi, Selaku ketua Pokmas anggaran biaya untuk satu unit pembangunan rumah tapak Tersebut senilai 72.000.000 namun, tidak termasuk sanitasi saluran air bersih.

“Kita hanya membangun rumah saja, kalau mengenai Sarana air bersih, itu tidak ada dalam RAB nya,” jelas ia

Lanjut Adi yang akrab disapa Tiyo dirinyapun ingin mempertanyakan kembali mengenai sarana air bersih guna menunjang kehidupan yang layak.

“Karna bagaimanapun air merupakan sumber kehidupan, percumah rumah tapak sudah selesai tapi tidak ada Air. Masa kita harus numpang mandi kerumah orang,” kata ia.

Jadi sambung Andi pada intinya, dirinya ingin sekali melakukan kordinasi dengan dinas terkait mengenai hal itu. Dan bagaimana tidak Lanjut kedepan, jangan sampai ditunda-tunda yang pada akhirnya nantinya terbengkalai. Pungkasnya (Indra R)

Editor : Van’s

BAGIKAN