Wabup Garut : Pemberlakuan PSBB di Garut Menjadi 14 Kecamatan

585
Ket Foto : Wakil Bupati Garut dr.Helmi Budiman yang juga sekaligus selaku Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di kabupaten Garut. (Foto oleh : J.Gunawan)

Koran-Fakta.com,(KF).- Forkopimda Kabupaten Garut, Senin (04/05/2020) menggelar Rapat perancangan teknis penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Secara Parsial dibeberapa wilayah yang akan diterapkan pada Rabu (06/05/2020)mendatang.

“Jadi Kabupaten Garut bersama-sama dengan pemerintah provinsi Jawabarat akan melakukan PSBB, selama 14 hari Kedepan mulai 6 sampai 19 Mei 2020 mendatang, ” ujar Wakil ketua Gugus Tugas Covid -19 yang sekaligus Wakil Bupati Garut, dr.Helmi Budiman saat ditemui sejumlah media usai pembahasan PSBB di Aula Pamengkang Alun-alun Kabupten Garut.

Lanjut Helmi, Hasil kesepakatan tersebut dari 42 kecamatan yang ada di Kabupaten Garut, ada sebanyak 14 Kecamatan yang kita berlakukan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB).

” Sebelum nya kemarin akan diberlakukan 12 Kecamatan dan kesepakatan hari ini menjadi 14 Kecamatan yang di berlakukan PSBB parsial, ” Ucapnya

Dikatakan Helmi 14 Kecamatan tersebut dimulai dari kecamatan Garut kota, Tarogong kidul, Tarogong Kaler, Cilawu, Banyuresmi, Karangpawitan, Wanaraja, Selaawi, Cibatu, Cisurupan, Cikajang, dan Cigedug, “ditambah dua Kecamatan yaitu Kecamatan Kadungora dan Kecamatan Limbangan, “ungkap dr Helmi.

Sambung ia, penduduk yang berdomisili di wilayah pelaksanaan PSBB dalam penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) sebagaimana dimaksud dalam diktum KETIGA, Wajib untuk memenuhi ketentuan.

“Pemberlakuan pembatasan sosial bersekala besar ini sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan acara konsisten menerapkan protokol Kesehatan pencegahan Corona virus Disease (Covid-19),” tuturnya.

Reporter : J.Gunawan
Editor : Indra R

BAGIKAN