Wamen ATR/BPN RI Melakukan Kunjungan Kerja Ke Kabupaten Garut

99

Koran-Fakta.com, (KF).- Hari ini, Senin (20/07/2020) Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Badan Pertanahan Nasional, Dr. Surya Tjandra, S.H., LL.M melakukan Kunjungan Kerja ke Bupati Garut dan Kantor ATR/BPN Kabupaten Garut, terkait reformasi agraria yang ada di Kabupaten Garut melalui penataan aset dan penataan access.

Dikatakan Wamen Surya Tjandra, kehadirannya di kabupaten Garut dalam rangka melihat potensi yang bisa dikembangkan di kabupaten Garut dalam pemulihan ekonomi di New Normal ( Tatanan Hidup Baru ) yang saat ini diprogramkan pemerintah pada masa pendemi Covid – 19.

” Kita akan melihat berbagai potensi yang ada di kabupaten Garut mulai pertanian, perkebunan, wisata atau tambak udang, yang jelas intinya yang terkait dengan pertanahan itu mesti ada inventarisasi” kata Wamen Surya Tjandra.

Menurut Wamen, saat ini ada program yang masih belum optimal, misalkan di program sertipikat tanah, tapi masih belum bisa menyelesaikan peningkatan ekonomi masyarakat, kalau belum bisa menaikan ekonomi berarti belum berhasil pekerjaan kami dari kementerian ATR / BPN.

” Nah ini untuk mencari tahu apa yang dibutuhkan dan mana yang cocok program kita bagi menaikan ekonomi masyarakat khususnya di 13 Kabupaten / Kota yang ada di pesisir selatan jawa termasuk kabupaten Garut, potensinya apa, peluangnya apa ini harus kombinasi seluruh historsis, saya di pusat sudah berkordinasi dengan kementerian lembaga lain lintas sektor untuk dikonsolidasikan di satu tempat salah satunya kabupaten Garut” ungkapnya.

Sambung Wamen, saat ini ada perhatian khusus dari pemerintah pusat untuk pembangunan jawa bagian selatan terutama 13 kota yang tertinggal.

” Saya ini lagi cari – cari dimana kabupaten / kota yang bisa menjadi pilot projek yang bisa dilakukan untuk peningkatan ekonomi masyarakat, karena seperti kita tahu jawa bagian selatan sering ketinggalan pembangunannya, ini mulai ada perhatian khusus dari pemerintah pusat, nampaknya Garut cukup potensial, Kakan BPN bagus, Bupatinya Ok, jadi Garut salah satu tempat potensial untuk pilot projek” pungkasnya.

Sementara itu kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional ( BPN ) kabupaten Garut H Hayu Susilo berharap, dengan adanya kunjungan kerja Wamen ATR/ BPN ke kabupaten Garut membawa spirit baru dalam melaksanakan kinerjanya.

” Semoga kehadiran Bapak Wamen ini kita lebih bersemangat lagi untuk melaksanakan tugas – tugas kita lebih baik” harap Hayu Susilo.

Sementara Bupati Garut Rudy Gunawan penyampaikan kunjungan Wamen ATR/BPN RI ke kabupaten Garut, dalam upaya pengembangan Garut selatan sebagai bagian dari Jabar Selatan, program ini telah lama digulirkan, tetapi tersendat dengan adanya wabah Covid – 19 yang terjadi saat ini.

“Saat ini akan dimulai lagi secepatnya, beliau meminta masukan dari saya sebagai Bupati Garut salah satunya aqua cultur dan kepemilikan tanah yang ada di kabupaten Garut, saat ini Kepemilikan tanah di kabupaten Garut dikuasai oleh BKSDA dan Perhutani, sehingga rencana pengembangan Garut selatan agak terhambat”, ucapnya

Masih kata Bupati, permasalahan di Garut Selatan yang sangat dominan adalah ketidakseimbangan kepemilikan lahan, antara kepemilikan lahan masyarakat dengan lahan Perhutani ( PTPN ) dan BKSDA.

” Ini yang baru saja dibicarakan dalam tatanan kebijakan di tingkat pusat, saya katakan tadi susah di daerah ini untuk komunikasi dengan KLHK untuk masalah CA , harus di level Nasional, semoga progresnya cepat, karena Garut ini paling progresif dengan urusan pertanahan ” Tuturnya (*/J Wan)

BAGIKAN