Warga Desa Mekarwangi Cihurip Desak Pemkab Garut Lakukan Investigasi Terhadap Kadesnya

267
Foto animasi (net)

GARUT, (KF).- Warga Desa Mekarwangi Kecamatan Cihurip, Kabupaten Garut mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Garut agar melakukan investigasi dan pemeriksaan kepada Kepala Desanya.

Desakkan warga tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya Aep Saefurrohman selaku Kades Mekarwangi dinilai warga memiliki kinerja yang kurang baik dan diduga melakukan penyalahgunaan anggaran desa.

Selain itu warga tambah geram dengan kelakuan Kepala Desa Mekarwangi tersebut, ditambah lagi ada beberapa kegiatan desa untuk pembangunan yang menggunakan anggaran dana desa dan bantuan provinsi yang belum bisa dipertanggung jawabkan alokasinya dan penggunaan anggarannya.

Seorang tokoh masyarakat Desa Mekarwangi, Mahpudin (55) mengatakan, aksi tuntut periksa Kades ini dipicu rasa ketidakpuasan warga terhadap kinerja Kades yang dinilai sudah tidak sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kades dinilai tidak layak memimpin Desa Mekarwangi, sebab tindakannya sudah merugikan masyarakat Mekarwangi. Berawal dari pungutan KWH gratis oleh Kepala Dusun sebesar Rp 450 Kartu BPNT yang dikendalikan oleh Perangkat Desa, pembangunan jalan yang pengerjaannya dilakukan di desa lain, dan terakhir pembelian kendaraan roda empat yang diduga tanpa surat-surat alias bodong,” papar Mahpudin, Jumat (17/05).

Intinya dia mengungkapkan, masyarakat Desa Mekarwangi menginginkan Kepala Desa agar transparan dalam perihal anggaran. Dikatakan Mahpudin, dia bersama warga lainnya sudah dua kali mendatangi kantor desa guna meminta penjelasan terkait pengadaan kendaraan tersebut, karena sebelumnya tidak pernah ada musyawarah. Sehingga, imbuh Mahpudin, Kades bersama perangkat desa diduga sarat atas penyalahgunaan anggaran pembangunan yang hingga saat ini juga belum bisa dipertanggung jawabkan.

“Dugaan kuat Kades telah menyelewengkan uang negara untuk kepentingan pribadi. Kami minta Pemerintah Kabupaten Garut melakukan pemeriksaan dan investigasi kepada Kades Aep. Jika tidak, kami akan menggelar demo seperti yang sudah kami lakukan belum lama ini,” pungkas Mahpudin.

Sementara baik Camat Cihurip, Asep Harsono, maupun Kepala Desa Mekarwangi saat dikonfirmasi melalui seluler belum memberikan tanggapan. Terpisah, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Garut, Asep Jaelani MM,.Pd, mengatakan belum mendapat informasi terkait permasalahan di desa Mekarwangi dan pihaknya akan segera menindaklanjutinya. (G13)

Editor : Dra R

BAGIKAN