Warga Garut Yang Mengalami Patah Tulang Di RSHS Bandung Butuh Uluran Tangan Untuk Biyaya Pengobatan

502
Ket Foto: Kake Endang yang saat ini masih dalam perawatan RSHS Bandung. (Foto Istimewa oleh Tim)

Koran-Fakta.Com {KF}. – Kemiskinan dan kesehatan seakn menjadi mata rantai yang tidak terputuskan, mereka yang terjerat dalam kemiskinan bergaya hidup buruk dan rentan terkena penyakit. Dan akibat kemiskinannya itu mereka tidak dapat membayar biaya perawatan dan pengobatan ketika terkena musibah.

Hal ini dialami kakek Endang (54) warga Kp Babakan Cikadu RT 001 RW 004 Desa Sekarwangi Kecamatan Malambong, Kabupaten Garut, Jawabarat, yang jatuh sehingga mengalami patah tulang.

Saat ditemui awak media (27 September 2019) di ruangan ICU IGD Hasan Sadikin Bandung, keadaan kakek Endang masih terbaring lemah setelah koma lima hari. Istri kake Endang Rohaeni menjelaskan, jatuhnya pak Endang dikarenakan dahannya patah hingga jatuh dengan posisi duduk.

Dengan perasaan sedih, khawatir dan bingung yang menyelimuti Rohaeni beserta keluarganya akan biaya rawat inap dan pengobatan selama di RSHS Bdg karena tidak mempunyai kartu JKN BPJS.

“kami bingung pa dimana biyaya untuk pengobatan selam dirawat disini, bahkan kami tidak memiliki BPJS,” ujar Istrinya sambil meneteskan air mata.

Menurutnya baru sepuluh hari terhitung dari tgl 21 s/d 30 tepatnya jam 15.00 Wib. Biaya sudah mencapai puluhan juta. Diperparah lagi kondisi anaknya yang keseharian nya hanya berjualan nasi kuning dengan penghasilan pas-pasan membuat Rohaeni jatuh sakit sehingga dengan terpaksa anaknya yang jualan nasi kuning harus berhenti jualan untuk bisa menjaga sang kake (Endang-red).

Sementara saat ditemui awak media pada (25/09/2019) Pemerintah desa (PemDes) terkait warganya yang di rawat di RSHS Bandung akibat jatuh dari pohon kelapa, Sekdes dan Kaur mengatakan bahwa kades dan bendahara tidak ada di kantor desa dikarenakan lagi mempersiapkan pilkades serentak,” jawabnya. Akan tetapi pihaknya berjanji pada tanggal 30/09 akan memberikan bansos alakadarnya.

Tanpa rasa putus asa dan niat yang kuat, awak media langsung konfirmasi dengan pihak Dinas Sosial Kabupaten Garut via telphone kepada Heri Gunawan selaku Kepala Bidang Jaminan Sosial mengarahkan pembuatan BPJS dan berkordinasi ke Rahmanto selaku kepala cabang BPJS Garut dan kepada Yani untuk memberikan surat rekomendasi terhadap Baznas Garut.

Sedangkan dari Baznas Kabupaten Garut mengarahkan untuk mengajukan ke Baznas Provinsi setelah Baznas Garut memberikan bantuan alakadarnya untuk biaya Jadup (jaminan hidup) di RSHS Bandung.

Selanjutnya pihak media mengajukan permohonan ke Baznas Provinsi dan berkordinasi ke Asep Koswara selaku ketua POKJA SALEREA untuk mengajukan bantuan ke Baznas Pusat.

Diakhir temu silaturahmi, kami berharap Pihak Pemerintah atau pun para Dermawan bisa membatu kami ke Rekening Penerima RSHS Bank Mandiri KCP Bandung a/n 002 RSHS Nama Pasien Endang Kp Babakan Cikadu no mandrek 0001798409. (Tim)***

Editor : Indra R

BAGIKAN